Hot!

Artikel Lainnya

Lesbian Bersuami dan Selingkuh, Bagaimana Hukumnya?

kelembutanhati.com






Lesbian Bersuami dan Selingkuh, Bagaimana Hukumnya?

TANYA: Bagaimana hukumnya seorang lesbian walaupun dia udah bersuami, tetapi ia tetap melakukan hubungan sesama jenis. Trims. 081809626XXX

JAWAB: Dalam Islam, homoseksual (Liwath)  juga lesbianisme-- termasuk dosa besar. Dalam hukum Islam, pelaku lesbi dan homoseksual harus dihukum mati.




"Barangsiapa yang kalian temui melakukan perbuatan kaum Luth (liwath/homoseks/lesbi) maka bunuhlah pelaku dan orang yang menjadi objeknya." (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, Ibnu Majah, Ahmad).

Lesbian yang Anda ceritakan jelas melakukan zina. Sebagian ulama berpendapat, kalau istri berzina (atau suami berzina), maka nikahnya otomatis menjadi batal, suami-istri ini harus dipisahkan.

Ada juga yang menyatakan tidak otomatis batal, namun tetap memilih sebaiknya  bahkan wajib-- suami menceraikan istrinya yang telah terbukti berzina.

Tidak sepantasnya seorang suami mempertahankan istri yang telah mencederai kesetiaannya dengan berbuat selingkuh kemaksiatan besar seperti itu.

Syaikh Prof. Dr. Shalih Fauzan Al-Fauzan (anggota majelis ulama besar Arab Saudi dan Islamic Fiqh Academy Liga Muslim Dunia) memaparkan:

 Jika istri tidak lurus agamanya, sedangkan suami tak mampu memperbaikinya, maka dalam kondisi ini suami wajib menceraikan istrinya.  (Al-Mulakhas Al-Fiqhi).

Menurut Ibnu Taimiyah:  Jika istri berzina, maka suami tidak boleh tetap mempertahankannya dalam kondisi ini. Kalau tidak, ia menjadi dayyuuts (suami yang membiarkan maksiat terjadi di dalam rumah) . Wallahu a lam bish-shawabi.*

ISTIDRAJ



Apa itu Istidraj ?
Istidraj itu adalah ketika Allah tetap memberikan kita :
1. Harta yang berlimpah; padahal tidak pernah bersedekah.
2. Rizki berlipat-lipat; padahal jarang shalat dan terus berbuat maksiat.
3. Dikagumi, dihormat, padahal akhlak bejat.
4. Diikuti, diteladani dan diidolakan; padahal mengumbar aurat dalam berpakaian.
5. Sangat jarang diuji sakit; padahal dosa-dosa menggunung dan membukit.
6.Tidak pernah diberikan musibah; padahal hidup sombong angkuh dan bedebah.
7. Anak-anak sehat-sehat, cerdas-cerdas; padahal diberikan makan dari harta hasil culas.
8. Hidup bahagia penuh canda tawa; padahal banyak orang karenanya ternoda dan terluka.
9. Karirnya terus menanjak; padahal banyak orang yang diinjak-injak.
10. Semakin tua semakin makmur; padahal berkubang dosa sepanjang umur.
_Hati-hati karena itulah yang dinamakan ISTIDRAJ.!!._
Renungkan ayat Al-Qur'an berikut ini :
“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenanGan untuk mereka;
sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa..”
(Qs. Al-An’am: 44)
Maka jangan silau dg kesuksesan dan kemegahan yg ditampilkan seseorang, bisa jadi dia sedang mengalami istidraj.
Dan pada saatnya nanti Allah tiba-tiba akan mencabut semua kenikmatan itu, tanpa dia sadari.
Sebagai orang beriman yg dikasihi Allah, maka DIA akan selalu menjaga kita dari segala kemaksiatan, tdk dibiarkan dlm kesesatan.
Jd kalau kita sdh beramal sholeh, namun kita masih diberi ujian/ cobaan, maka itulah tanda kasih sayang Allah pada hamba-hambaNYA, berupa keringanan dosa-dosa dan menuju Ampunan NYA.
*_SEMOGA KITA SELAMAT DARI ISTIDRAJ.._*

Ciri Muslim

islam




Ciri Seorang Muslim


Santun, lembut, toleran, dan memaafkan merupakan sifat Muslim sejati dan sifat Mukmin yang benar. Ia adalah nilai dan akhlak yang hanya diraih oleh para pembesar. "Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan antara kamu dan dia akan seperti teman yang setia. Dan (sifat-sifat yang baik itu) tidak akan dianugrahkan, kecuali kepada orang-orang yang sabar dan tidak akan dianugrahkan, kecuali kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar." (QS.Fushshilat:34-35)

Yang menakjubkan, saat membahas tentang pemberian maaf ketika berbicara tentang keluarga, Al-Qur'an berkata, "Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara istri dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu. Maka, berhati-hatilah kamu terhadap mereka. Jika kamu memaafkan, sabar, serta mengampuni (mereka), Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS.At-Taghaabun:14)

Al-Qur'an mempergunakan semua kata toleran, memaafkan, dan sabar untuk mengintensifkan gambaran dan untuk menegaskan wajibnya menerapkan akhlak mulia tersebut di dalam rumah Muslim, meskipun ada kesalahan pada pihak anak dan istri. Bahkan, meskipun ada di antara keluarga tersebut yang membawa kesombongan, permusuhan, dan tindakan buruk. Lalu bagaimana jika mereka tidak bisa diharapkan dimana mereka tidak bisa memberikan bahaya dan manfaat.? Dimana posisi mereka dari sabda Nabi saw. yang berbunyi, 

"Yang paling dekat denganku di hari Kiamat adalah yang paling bagus akhlaknya."
"Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya." 
"Tidak ada yang lebih berat dalam timbangan hamba di hari kiamat daripada akhlak yang baik."

Betapa banyak hadits yang secara umum menyuruh berbuat baik, khususnya dalam lingkup keluarga.

Toleran dan saling memaafkan merupakan bagian dari bergaul secara baik. Ia memberikan pengaruh paling besar bagi kebahagiaan keluarga sekaligus pahala yang paling banyak dari Tuhan seluruh manusia. Nabi saw. bersabda, "Allah Mahalembut, menyenangi kelembutan. Dia memberikan pada sikap lembut sesuatu yang tidak Dia berikan pada sikap keras serta tidak Dia berikan pada yang lainnya."








Referensi : Laa Taghdhab JANGAN MARAH | Dr. Aidh al-Qarni
Sumber Gambar Asli : magdeleine.co