Hot!

Ciri Muslim

islam




Ciri Seorang Muslim


Santun, lembut, toleran, dan memaafkan merupakan sifat Muslim sejati dan sifat Mukmin yang benar. Ia adalah nilai dan akhlak yang hanya diraih oleh para pembesar. "Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan antara kamu dan dia akan seperti teman yang setia. Dan (sifat-sifat yang baik itu) tidak akan dianugrahkan, kecuali kepada orang-orang yang sabar dan tidak akan dianugrahkan, kecuali kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan yang besar." (QS.Fushshilat:34-35)

Yang menakjubkan, saat membahas tentang pemberian maaf ketika berbicara tentang keluarga, Al-Qur'an berkata, "Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara istri dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu. Maka, berhati-hatilah kamu terhadap mereka. Jika kamu memaafkan, sabar, serta mengampuni (mereka), Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS.At-Taghaabun:14)

Al-Qur'an mempergunakan semua kata toleran, memaafkan, dan sabar untuk mengintensifkan gambaran dan untuk menegaskan wajibnya menerapkan akhlak mulia tersebut di dalam rumah Muslim, meskipun ada kesalahan pada pihak anak dan istri. Bahkan, meskipun ada di antara keluarga tersebut yang membawa kesombongan, permusuhan, dan tindakan buruk. Lalu bagaimana jika mereka tidak bisa diharapkan dimana mereka tidak bisa memberikan bahaya dan manfaat.? Dimana posisi mereka dari sabda Nabi saw. yang berbunyi, 

"Yang paling dekat denganku di hari Kiamat adalah yang paling bagus akhlaknya."
"Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik kepada keluarganya." 
"Tidak ada yang lebih berat dalam timbangan hamba di hari kiamat daripada akhlak yang baik."

Betapa banyak hadits yang secara umum menyuruh berbuat baik, khususnya dalam lingkup keluarga.

Toleran dan saling memaafkan merupakan bagian dari bergaul secara baik. Ia memberikan pengaruh paling besar bagi kebahagiaan keluarga sekaligus pahala yang paling banyak dari Tuhan seluruh manusia. Nabi saw. bersabda, "Allah Mahalembut, menyenangi kelembutan. Dia memberikan pada sikap lembut sesuatu yang tidak Dia berikan pada sikap keras serta tidak Dia berikan pada yang lainnya."








Referensi : Laa Taghdhab JANGAN MARAH | Dr. Aidh al-Qarni
Sumber Gambar Asli : magdeleine.co

0 komentar: